Fakta Aneh dan Unik
Kadang sulit dipercaya, namun fakta bicara lain
Cerita di Christmas Island (1)
Posted By yusufahong On 03 Mar 2012. Under Aneh & Unik, Fakta, Percaya atau tidak, Sejarah, Tahukah Anda? Tags: cerita di christmas island, yusuf dwiyono
Sebuah Pengantar
Meskipun Christmas Island merupakan wilayah dari
Australia Barat, namun letak geografisnya berada sangat dekat dengan
pulau Jawa. Berada di samudra Hindia di sebelah barat daya Pulau Jawa
dengan jarak sekitar 500 km dari kota Jakarta.
Salah Satu Perangko Christmas Island dengan Gambar Kapal Royal Mary
Penjelajahan darat pertama ke pulau ini yang
tercatat pada tahun 1688 yang dilakukan oleh kelompok bajak laut
Inggris, Cygnet, yang dikirim oleh William Dampier, meskipun
penjelajahan mereka banyak mengalami kesulitan karena terhalang tebing
yang curam dan hutan lebat.
Tahun 1888 Christmas Island dinyatakan bagian dari
Dominion Inggris. Selanjutnya pada tanggal 1 Januari 1958, Christmas
Island, menjadi bagian dari Singapura. Pada tanggal 1 Oktober 1958,
kepemilikan pulau ini adalah Australia.
Pada saat ditemukan, pulau ini tidak dihuni oleh manusia (ini baru bisa dinamakan sebuah penemuan, berbeda dengan penemuanColumbus atas benua Amerika yang
telah dihuni oleh manusia). Penghuni awal pulau ini adalah para pekerja
tambang yang berasal dari Singapura dan Malaysia atas prakarsa
pemerintah kolonial Inggris. Namun sekarang pulau ini telah dihuni
sekitar 3.000 jiwa dari berbagai etnis di dunia dengan mayoritas
Australia, China Melayu, dan keturunan Malaysia-Singapura. Tak heran
kalau papan-papan informasi di pulau ini banyak yang menggunakan tiga
bahasa, yaitu Inggris, China, dan Melayu (bukan Indonesia lho).
Hasil tambang utama pulau ini adalah fospat, yang
selanjutnya diolah menjadi pupuk. Pertambangan fosfat dulunya merupakan
satu-satu pemasukan yang sangat berarti bagi penduduk pulau ini. Namun
dalam perkembangnya, pulau ini menjadi bagian yang menarik dari dunia
pariwisata (meskipun sebenarnya tidak ada pemandangan alam yang indah di
pulai ini). Saya juga pernah membaca sebuah artikel yang menyebutkan
bahwa terdapat air terjun di pulau ini, padahal sepengetahuan saya,
tidak satupun sungai ada di sana! Memang ada sebuah aliran mirip air
terjun di dekat salah satu pantai, tetapi sama sekali tidak mirip dengan
air terjun.
Pemasukan devisa pulau ini mulai berkembang pada
tahun 1993 setelah dibuka sebuah Casino yang dikelola oleh Christmas
Island Resort milik konglomerat Robby Cahyadi (tokoh Undian Harapan pada
masa Orde Baru). Mayoritas pengunjung Casino merupakan etnis China dari
Indonesia dan sebagian dari Singapura.
Burung Booby lukisan saya waktu di Christmas Island
Beragam flora yang ada di pulau ini tidak jauh
berbeda dengan pulau-pulau kecil di sekitar selatan pulau Jawa. Teman
saya malah mengatakan bahwa hutan di pulau ini tak jauh beda dengan
pulau Nusakambangan (belakangan saya tahu bahwa teman saya ini belum
pernah ke pulau Nusakambangan). Dua pertiga pulau ini memang didominasi
oleh hutan meskipun saya lebih suka menyebut perkebunan daripada hutan.
Nah, kalau fauna di Christmas Island baru bisa
disebut unik dan langka. Tidak berbeda dengan pulau-pulau di samudra
Hindia, burung Booby merupakan unggas yang paling banyak terdapat di
pulau ini. Terdapat bermacam-macam jenis burung Booby yang salah satu
paling unik adalahRed Foot Booby danBlue Foot Booby. Banyak berita menyebutkan bahwa satu-satunya burung yang hanya terdapat di pulau ini adalahfrigatebirds,
yaitu sejenis burung laut dengan ciri sayap panjang, dan uniknya,
burung jantannya mempunyai bulatan merah di lehernya (semacam kantong
mirip burung Pelikan). Namun keterangan ini juga tidak benar, karena
burung frigate ternyata juga banyak terdapat di pulau-pulau samudra
Pasifik.
Ribuan red crab sedang migrasi
Menurut data dari sebuah buku yang saya baca, di
Christmas Island terdapat ratusan jenisspesies kepiting dan terbanyak di
dunia. Namun yang sering saya lihat adalah dua spesies saja yaituRed Crab (kepiting merah) danRobber Crab (kepiting kelapa) yang keduanya sebenarnya merupakan jenis kepiting penghuni daratan.
Bersambung Cerita di Christmas Island Bagian 2
Tidak ada komentar:
Posting Komentar